Tentang Kami

LSP-AIFO dirintis oleh para pemangku kepentingan yang pendiriannya dipersiapkan oleh Panitia Kerja dan dibantu oleh Tim Teknis. Panitia Kerja dan Tim teknis dibentuk oleh rapat pemangku kepentingan yang dituangkan dalam notulensi rapat pada tanggal 16 Januari 2017. Telah resmi medapatkan keputusan dari Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi dengan Nomor : KEP.1121/BNSP/X/2018. Dan di dukung dengan Surat Keputusan dan Akta Notaris sebagai berikut

  • Surat Keputusan KETUA BADAN NASIONAL SERTIFIKASI PROFESI NOMOR KEP.1121/BNSP/X/2018 tentang lisensi kepada lembaga sertifikasi profesi ahli ilmu faal olahraga(Lisensi LSP-AIFO).
  • Surat Keputusan Kementrian Ketenagakerjaan RI Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Nomor KEP.199/LATTAS/VIII/2017 tentang registrasi standar khusus bidang ilmu faal olahraga perhimpunan ahli ilmu faal olahraga Indonesia.
  • Surat Keputusan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor DM.01.06/V/003060/2018 tentang dukungan terhadap pembentukan lembaga sertifikasi profesi ahli ilmu faal olahraga (LSP-AIFO).
  • Akta Notaris Ignatius Denny Lesmana, SH., M.Kn tanggal 03 September 2018 Nomor : 1. Tentang pernyataan pendirian lembaga sertifikasi profesi ahli ilmu faal olahraga (LSP-AIFO).
  • Akta Notaris Ignatius Denny Lesmana, SH., M.Kn tanggal 20 Juli 2018 Nomor : 1. Tentang pernyataan keputusan rapat pengawas umum perkumpulan “Perhimpunan Ahli Ilmu Faal Olahraga Indonesia (PAIFORI)”.
  • Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-000664.AH.01.08.TAHUN 2018, tanggal 29 Agustus 2018 tentang persetujuan perubahan badah hukum perkumpulan ahli ilmu faal olahraga Indonesia(PAIFORI).

Para pemangku kepentingan beranggotakan dari unsur asosiasi profesi penyelenggara olahraga, pakar dan praktisi dibidang Ilmu Faal Olahraga. Para pemangku kepentingan berkomitmen dan didukung oleh pembina sektor olahraga. Pembina sektor olahraga berperan dalam melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi tenaga kerja di Indonesia sesuai dengan tujuan, sasaran, visi dan misi LSP-AIFO untuk meningkatkan kualitas kompetensi dan profesionalisme dari Ahli Ilmu Faal Olahraga di dalam negeri.

Bertitik tolak dari pasar kerja dalam negeri dan pelanggannya yang membutuhkan peningkatan kualitas profesi bidang ilmu faal olahraga yang kompeten, menjadi faktor penting atas keberhasilan LSP-AIFO untuk mendukung program pemerintah, yaitu:

  • LSP-AIFO dibentuk dan didirikan merupakan perpanjangan tangan dari BNSP yang bertanggungjawab dalam melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja profesi Bidang Ahli Ilmu Faal Olahraga, yang diwajibkan memiliki badan hukum lembaga sertifikasi profesi dari notaris Denny Lesmana, SH Noomor : 1.- tanggal 03 September 2018.
  • LSP-AIFO tidak hanya bergerak dibidang sektor olahraga tetapi dapat pula dikemudian hari dikembangkan ke arah bidang pekerjaan lain sesuai kebutuhan sertifikasi kompetensi tenaga kerja misalnya pada pusat rehabilitasi medik di pusat pelayanan kesehatan.
  • Untuk memberikan jaminan kualitas (quality insurance) dan jaminan keselamatan (safety insurance) pemilik sertifikat kompetensi kerja dari LSP-AIFO yang independen sesuai dengan pedoman BNSP.
Latar Belakang
Perkembangan yang sangat pesat pada bidang IPTEK Kedoteran, khususnya penerapan Ilmu FAAL Olahraga dalam latihan, olahraga bermanfaaat untuk promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan meningkatkan prestasi atlet.

Olahraga terukur dan terprogram baik dengan mengaplikasikan Ilmu FAAL Olahraga dapat diterapkan oleh Ahli Ilmu Olahraga untuk pencegahan penyakit – penyakit Katastropik. Penyakit Katastropik adalah penyakit yang pengobatannya jangka lama dengan biaya yang sangat mahal, adapun penyakit Katastropik :

  1. Penyakit Jantung Koroner
  2. Stroke
  3. Diabetes Melitus
  4. dll

Aplikasi Ilmu FAAL Olahraga dalam latihan yang terukur dan terprogram baik dapat pula di aplikasikan untuk pengobatan penyakit Jantung Koroner, Hipertensi, Kencing Manis, Kegemukan, dll. Oleh karena itu para pelatih olahraga untuk masyarakat misalnya pelatih pada Pusat Ekbugaran harus memahami takaran latihan dengan mengaplikasikan Ilmu FAAL Olahraga.

SEJARAH  PEMBERIAN GELAR AIFO OLEH IKATAN AHLI ILMU FAAL INDONESIA  (IAIFI)
R

KONGRES IAIFI 2004 DI BALI MEMUTUSKAN

PEMBERIAN GELAR SESUAI DGN KEAHLIAN, BERDASARKAN REKOMENDASI 5 PROFESOR YG DITUNJUK OLEH KONGRES KEPADA KETUA UMUM IAIFI (AIFM, AIFO, AIFErg, AIFH, AIFT)

R

KONGRES IAIFI 2008 DI MEDAN

Prof. Dr. A. Purba, dr.,MS.,AIFO TERPILIH KEMBALI KETUA UMUM IAIFI DAN PEMBERIAN GELAR DILANJUTKAN

R

TAHUN 2017

Prof. Dr. A. Purba, dr.,MS.,AIFO TERPILIH MENJADI KETUA UMUM PERHIMPUNAN ILMU FAAL OLAHRAGA INDONESIA (PAIFORI) PERIODE 2017-2022. PEMBERIAN SERTIFIKAT AIFO BERDASARKAN KEPUTUSAN KONGRES ATAS PERSETUJUAN BNSP (LSP-AIFO)

NARASUMBER

  1. Prof. Dr. A. Purba, dr.,MS.,AIFO
  2. Prof. Dr. Beltasar Tarigan, MS., AIFO
  3. Prof. Dr. med. Tri H Achmad, dr
  4. Dr. med. Setiawan, dr.,AIFM
  5. Dr. Vita Murniati T, dr.,SpOG.,M.Kes.,AIFO.,SH
  6. Dr. Leonardo Lubis, dr.,M.Kes.,AIFO
  7. Ronny, dr.,M.Kes.,PhD.,AIFO
  8. Hanna, dr.,M.Kes.,PhD.,AIFO
  9. Dr. Ermita Ilyas, dr.,M.Kes.,AIFO
  10. Dr. Yusni, M.Kes.,AIFO
  11. Fathul Huda, dr.,M.Kes.,PhD.,AIFO
  12. Dr. Rostika Flora, M.Kes.,AIFO
  13. Dr. Novita Sari Harahap, dr.,M.Kes.,AIFO
  14. Dr. Yetty Machrina, dr.,M.Kes.,AIFO

Struktur Organisasi